Tuesday, February 4, 2014

What I'm Thinking Abt Our Interior Design Dept.

lets talk a quick argument about my department.
firstofall, im very gratefully happy to be involved at this dept as well.
apa yang membuat kuliah di jurusan desain interior SANGAT menyenangkan adalah,
kamu bisa eksplorasi ide mu di tiap semesternya :))

seenggaknya, saya memilih untuk tidak "kuliah aman" di tiap semester.
ada hal yang jauh lebih penting dari sekedar orientasi nilai.
meskipun, nilai akhir adalah refleksi dari proses belajar dalam satu semester.
dan saya sendiri, bukan manusia dengan attitude "niat" yang baik.

selama beberapa tahun kuliah di dua universitas ternama di jawa timur, saya belajar.
bahwa nilai A, 100% tidak berasal dari proses ideasi individu. (yo lawas jon )
banyak role model, apalagi di kampus yang sekarang
bahwa nilai A, bukan cermin kualitas wawasan individu
banyak faktor non-teknis memang, dan prosentasenya sangat besar.
saya pribadi tidak menganggap teman yang memiliki IPK tinggi di kelas,
adalah bener-bener cerminan kualitas mereka.
saya gak akan pernah minder.
hanya agak, sangat, menyesali sifat malas menata diri, meskipun berani bersaing.

balik ke society nya jurusan ini,
agak kecewa memang.
imaji yang saya dapat tidak seperti yang saya benar-benar harapkan.
meskipun,
ada beberapa notable player di jurusan,
yang benar-benar punya kualitas.
punya sense spasial yang baik,
wawasan arsi yang mumpuni,
atau kemampuan aplikasi komputerisasi.

dari sana, saya jadi berasumsi mentah.
jurusan interior di kampus ini, kurang semangat.
sampai sejauh mana ilmu tersebut mampu di definisikan?
sampai seberapa dalam ilmu tersebut mau di manifestasikan?
it tends to get a lack of competitive and hi-quality student, at last. ( i mean, the real deal of quality )

dari sana juga, saya belajar
kompetitif itu sifatnya komparatif.
andai tiap individu punya basic keunggulan masing-masing,
tak ada yang perlu dibandingkan, bukan?
dari sana, tiap mahasiswa lebih peduli pada individual interest masing-masing.
ketimbang kualitas jurusan secara kolektif.
yang punya peluang berprestasi, ya itu-itu aja coy.
mau lulus cepat,
IPK bagus,
terus melanjutkan S2 di kampus yang sangat mumpuni,
atau yang lainnya.
saya menganggap, semua mahasiswa/siswi di jur ini mempunyai basic skill yang sama
tapi sayangnya dengan mindset yang berbeda.
entah apa karena jur interior ini termasuk yang paling "ditirikan"
atau dari minat dan bakat, interior ini termasuk rendah.
sedari awal, banyak yang anggap jurusan interior adalah prodi paling remeh diantara dkv dan prodak.
dan, fenomena seperti itu benar-benar membuat saya MARAH dengan false paradigm tsb.

pada awal saya kuliah di interior,
saya pernah ditanya begini,
"gambarmu kayak gini, opo o gak masuk dkv apa prodak?"
jujur, saya paling benci ada orang yang beranggapan begitu.
setiap orang yang beranggapan begitu akan saya asumsikan mereka meremehkan jur interior.
msuk jur interior bukan semata-mata karena itu pilihan terakhir,
atau rate yang paling rendah.
tapi, seharusnya, karena benar-benar dari kesadaran sendiri.
saya ingin belajar ini.
saya ingin lebih baik dalam hal ini dari siapapun. etc etc


.............................................

ah sudahlah.
jurusan ini mau membentuk hima baru , besok.
meskipun angkatan saya cuma sampai tengah tahun ini.
saya cuma berharap hima interior gak bekerja karena "amanah"
sudah banyak dosen interior yang jengkel dengan lingkungan despro ini, sebenarnya.
mudah untuk menilai habit jurusan ini, warganya dan perannya di mata prodi yang lain.
dan semoga saja asumsi saya MEMANG tidak benar.

sejak masuk sini pun, saya sudah malas berurusan dengan hal ribet seperti hima etc etc
sudah kenyang dengan segala tetek bengeknya dulu.
saya kenal beberapa anak di kelas yang memang benar-benar kompeten di bidangnya.
cuma berharap sebelum lulus ada perubahan dari social paradigm dan habit yang cyclist ini ajasih.
sejak awal saya menganggap jurusan ini jauh, sangat jauh lebih istimewa dari 2 prodi lainnya.
interior '11 juga angkatan istimewa, dengan segala macam tipikal anak-anaknya.
setahun-setahun setengah kedepan, angkatan ini gak berasa mau lulus.
jadi,
jangan sia-siakan :))

Ada Kalanya Tuhan Bukan Maha Pengatur

tampaknya Tuhan menyaksi takdir umatnya seperti galaksi.

titik-titik yang jauh akan selamanya jauh bila tidak diusahakan dekat.

Saturday, January 25, 2014

How.

i wish i could running away by myself, w/out any purposeful thought.
just likes Forrest. 

Forrest Gump.

Wednesday, May 8, 2013

Lyrics of the Month ; May

Champion - Miles to Go

"When I fall I get right back up again and I walk it off
Because life's much too short to be held back by my mistakes
And when I struggle I try my best to find the lessons learned
They get me through and help me give my best

You're running from your problems and getting nowhere 
But you can't forget your dreams 
You'll never reach the goals you've set
Unless you try to take the risk
Can you take the chance?

You watched all your efforts get wiped away
And washed out with the tide
Don't let it kill the hope you feel inside
Let's get it straight you need to get back up and try again
Because sometimes the only path to take 
Is the hardest one to walk

Last shot at our mistakes, the time is now to set them straight
With miles to go will you take the risk?
The choice is yours, are you willing to take the chance?

With miles left to go, will you take the risk?
Because the only path to take is the hardest one to walk"

holy my. that is the ones of positives lyrics ive ever seen.
watch your steps ! makes your path ! #PMA

Tuesday, April 23, 2013

Welcoming Butterflies

17 April 2013.
peluh.

Shonna Talitha Aprilia.
sayapmu terlalu laju menimang peluh.

perbedaan dimensi kita yang jauh,
semoga.

welcoming butterfly.


Wednesday, March 27, 2013

Response-bility

"iya gas kamu mau mau punya adek lagi nanti. ini udah 8 bulan. mungkin nanti kamu liburan pas Juni kamu udah liat adek baru..." Ayah,2013.

im completely SHOCKED.
yet finished my responsibility as a child to get a proper education,
ane bakalan dapet adek baru.
it'll be another happy days, i count it.
tapi punya adek dengan selisih 21 tahun itu gak gampang.
tanggung jawab moral pada keluarga jadi lebih besar.

terus terang ae dengan keadaanku sekarang,
aku mek mentok bisa mbiayai adek ku yg paling dekat. sekarang smp.
dad retire around 7-8 years ahead.
5 adik (2 from dads re-marriage and 3 from moms re-marriage).
2 sisters dari ayah yg paling tua baru masuk SMA pas ayah pensiun.
apalgi yang tiga-tiganya laki dari pernikahan ibu.
dan adek terakhir ini baru masuk kuliah pas ayah sudah jadi kakek.

investasi jangka panjang dari orang tua juga udah ada.
sebagai anak tertua dan laki untuk tidak terlibat dalam masadepan adeknya juga kesalahan besar.
dan saya juga sudah punya rencana sendiri buat supporting pembiayaan aktif adek2 untuk sewaktu2.
its not my responsibility. yet it is.
being the oldest of my brother and sisters takes a HUGE upcoming respnsibility.
responsibilty to keep them safe at "home"
responsibility to keep them proud,and
responsibility to keep them running

its better failing aiming high than succeed aiming low, Bill Nicholson said
i had a big plan,it was.
so that i have to re-build that into a bigger, bigger plan ahead.
not a standard aims that makes you whatsocalled lived happily ever after.
i dont want to overshitting ambitions.
my what-to-achieve-notes isnt merely what the best and suits me.
just fulfill the responsibility.
the games restarted into a higher level when you reached something.

Strive

for the buttload of hard times in my life.
for what intensively happen  in an uncountable times.
barking my heads and feets to the shore of bittterness.

you will NEVER guessed what im striving for.
what you see, is just your assumption.
you assume it likes you were right about what you mostly thinking.

i will prove it WRONG.
just you see?
you will see it very clear w your chins heads up.
when you losing a remembrance of  me in a billions step aheads.