Sunday, May 29, 2011

Kembali on Track

6 bulan terakhir serasa jobless,malah bisa dibilang courseless.alias g kuliah.sepi nan hampa brad.
ujung2nya hopeless,dan ak ngrasa kalau masa depanku makin g jelas.buram.kayak tivi yg g ada antenenya.
bisa ak bilang kalau masa kuliah ini titik nadir.
kuliah g bener,g terlalu mandiri,nilai jelek,hidup amburadul,rambut brutal (ya nggak lah)...
yang paling parah dan yang baru kusadari,ak semakin jauh,sebenernya tanpa sadar ak sendiri yang menjauhkan raga dari mimpi masa remaja yang aku perjuangkan.yaitu,aktif di bidang sepakbola.

agak naif kalau cerita kayak gini bro.kita semua punya mimpi.mimpi dari kecil yang pingin kita capai saat kita sudah mampu menggapai puncak usaha kita.untuk menggapai itu butuh proses.yak,proses.dimana2 g akan ada proses yang berlangsung singkat.semua butuh waktu.memperjuangkan itu....berat.kenapa berat?karena lawan terbesar diri kita,ya kita sendiri.yang mebuat mimpi kita itu tetep konsisten untuk kita pegang,ya kemampuan kita,keteguhan tekad kita,juga usaha keras kita.yak,semua diawali dr diri sendiri,n hasilnya jg akan balik ke kita sendiri.bener g jama'ah sekalian? (lhah,knp malah jd khotbah jumat?).
ok,lanjut ke "read more"....

sejujurnya,saya banyak melihat hal ini dr kehidupan sehari2 dan sebetulnya agak sedikit kaget.tp mau bagaimana lagi,manusia bukan makhluk yang selama hidupnya bisa terus konsisten.saya punya teman baik,yang saat awal kuliah (kalau g salah) punya impian jd model acara susu laki-laki yang bikin berotot itu (g sebut merk susunya,nanti dituntut,kgk punya duit gw).ak selalu tersenyum setiap melihat setiap orang mengungkapkan mimpinya,dengan rasa bangga,raut wajah sumringah,seakan dia siap menyambut cahaya dr jendela yg ia buka sendiri.nyatanya sekarang,agak bertolak belakang walau mimpinya masih bisa dikejar.jarang latihan dan berbagai faktor lain jd sebab ia tanpa sadar melupakan mimpinya yang telah ia nyalakan silam.

kita ambil jauh2 masa saat ak masih smp.ak yang punya penyakit asma saat sd,dilarang dan dikekang (macam marmut) beraktivitas yg berkeringat.yaelah sampe segitunya,pikirku.ak iri setiap melihat sejak sd teman2ku sudah dibolehkan ssb (sekolah sepak bola).karena ak tahu,untuk jd pemain bola harus berjenjang dan dimulai saat sd.ak tahu asma memang berbahaya bagi atlit,namun pemain sekaliber Paul Scholes pun dulu adalah pengidap asma.(yg g tau,bukan suporter MU lu! :p).g ada yg g mungkin di dunia.g ada yg namanya batas di dunia.kitalah batas yang seharusnya kita lewati.impossible just for people who never tried!itu yg kupegang.langsung saat ak mudik ke Bontang-Kaltim,setiap siang saat suhu ngalahin neraka (sumpah),ak jogging keliling kota karena kotanya jg g begitu besar.ak memaksa raga ku untuk itu.pernah sampai tepar dijalan,dikira homeless kali tiduran dijalan.cukup sebulan,ak pulang,bersyukur sangat besar kepada Allah SWT,asma ku hilang total!padahal keluarga ibuku keturunan asma.dan kalian tahu sendiri kalau penyakit keturunan,semua orang beranggapan bahwa itu penyakit g bs sembuh n akan dibwa sampe mati.tanpa sadar,ak telah mendobrak batas,dan berhasil.dr situ ak meras bisa mewujudkan mimpiku,karena ak akhirnya diperbolehkan sepakbola saat smp.bisa dibilang ak menendang bola saat smp.(telat banget yak?)

dr situ ak belajar intensif,segalanya memang telat.tp ak yakin,selagi ada umur dan usaha,semua masih sempat.karena ak yakin,takdir ditulis setelah Tuhan melihat kerja keras hamba-Nya di dunia.saat ak merasa putus asa,kadang tanpa sengaja ak membaca biografi pemain bola.dan disitu,ak menemukan beberapa hal yang bisa bikin ak yakin,kalau harapan itu masih ada.ambil contoh,Bambang Pamungkas debut bersama Persija saat umur 19 (ak waktu itu masih 16).T.A Musafri masuk timnas saat berumur 26.ak waktu itu juga melihat lgsg PON Kaltim.melihat seorang Okto Maniani ataupun Titus Bonai.siapa sangka pemain yg ak liat lgsg itu,sekarang jd bintang sepakbola nasional.dr luar negeri,Andrey Arshavin.siapa sangka dia bisa memimpin Rusia menghancurkan Belanda 3-1 saat Euro?hanya berpostur 172 cm,dia mencuat di kala umur 26-an.dr sini ak bisa melihat,ak bisa melakukannya.walaupun ak mencapai nya umur 30-an,selama itu tercapai,berarti misi yang ak capai sukses.ak bisa bilang,impian itu nazar,kawan.

saat ak sma,ak tetap melakukan rutinitas di lapangan besar,sampai latihan sehabis sahur dan setiap hari tetap ak jalankan dalam 2 kali ramadhan. (pasti lu pikir,gile ni anak!haha).ya,banyak yg bilang "km akan sukses,nak","km nanti bs sukses" dan bla bla bla.ak bisa terima itu,tp itu hanya pemanis saja.kembali ke kita yang menentukan.saat sma,ak bertemu teman yg hampir mirip ak kemampuan sepakbolanya.biasa2 saja.setelah ak yakinkan,"saat di lapangan,kita semua sama,yg membedakan hanya mental kita.kita mau menang atau nggak".dia jd sehati sm aku (yaelah,basa nya lope banget).haha ya bisa dibilang,sudah satu tekad.apalagi,setiap ak bertemu org yg lebih baik dripada ak,selalu org it ak jadikan target yg harus ku lampaui.Andik,Samid,dan Joni jd target yg harus kulampaui,sebelum melampaui Dicky,Salman,dan Gupron yg ketiganya pemain internal kompetisi Persema.bahkan,Dicky sudah msuk cadangan Persema.ketika kita punya target,niscaya kita akan lebih terpacu brad untuk melampauinya.anggep aja saingan.selama kita bisa ningkatin kualitas kita,g masalah.sulit betul,teman setekad yg bernama Faris bahkan bisa kubilang sedikit melebihiku.sempat putus asa,karena merasa sia-sia,Faris ini yg terus suport bahwa "km dulu tau ngmong lek g ada yg g mungkin,knopo skrg putus asa?".oh meeennn tanpa sadar,ak telah membuang prinsipku,dalam skala kecil.


yak,akhirnya ak masuk kuliah,dengan niat ingin masuk UKM sepakbola lapangan besar,demi mewujudkan impian ku.walau sebenarnya ditentang,tp kalau sudah 'jadi',g ada yg mau komentar lg (jahat bget yak).yaelah wua wua wua wuaduh keterima Universitas Brawijaya.kebeneran dah,batinku.karena UB adalah salah satu peserta Liga Pendidikan Indonesia.yang ujung2nya,masuk tim PON Mahasiswa,terus jd pemain professional.seperti layaknya,Juan Revi Auriqto (pemain Arema Indonesia).pikiran "nothin impossible" kembali bergelut di kepala.masuk UB adalah anugerah.ya,bertemu teman baru yg tetap menyupport.bahkan ada yg kasih jam tangan dengan pesan "semoga sukses Liga Pendidikannya!" (uhuiii,apaan deh).ak mengambil kesimpulan bahwa ada orang yang menghargai usahaku,bahkan ak bisa anggap mereka mengakuiku.yuhuuu tambah g ada halangan bagiku untuk mencapai cita2ku.mulus semulus jalan tol Pasuruan-Surabaya (rusak parah itu mah).yak satu semester berlalu,dan karena kecerobohanku,kemalasanku di bidang akademis,ya kuliah itu sendiri,kelalaian bodoh berupa telat revisi absensi,ak dapet IP 1 pas tanpa koma!udah deh,rasanya mau bunuh diri dr lante 7 gedung fisip.tp paling jg disuruh turun ama fakultas krn blum bayar SPP sem ini.apa boleh buat,dengan IP 1,ak harus ngejalanin kuliah cuman kemis-jumat.logikanya,ak seharusnya semakin punya waktu untuk latihan kan?tp nyatanya tidak.manusia bukan makhluk konsisten itu benar.ak jd nganggur,direcoki masalah keluarga yg harus kuselesaikan.jd lupa dengan rutinitas yg telah kulakukan dr kecil,hingga bercucuran air beras (eh salah ya).dasar manusia,kalau ada hal yg bisa bikin dia seneng dan males2an,pasti begitu.impian itu luntur,tanpa sadar.terkadang kita selalu sadar,namun saat kita beranjak untuk kembali,serasa kita lebih tunduk pada nafsu kita,bukan ingin kita.

semua langsung berjalan datar,monoton,dan satu garis.g ada yg namanya keringat.jerih payah 6 tahun,hingga sepatuku hilang 1 kali,bola rusak 3 kali,nyangkut di pohon 3 kali,n dicopet 1 kali....semua hilang g berbekas.hingga akhirnya td siang,saat leyeh2 di kasur (kegiatanku yg udah berjalan 3 bulan) ak menonton video gol2 pertandingan sepakbola,yg dulu saat ak smp atau sma selalu jd inspirasi.entah apa ak emang aneh,silahkan dinilai sendiri,setiap ak punya hasrat,proses terciptanya gol sampai gol terjadi,sorak sorai penonton,teriak bahagia komentator,membuat kulit merinding!sumpah,mungkin ak tok seng kayak gini.hasrat ku meninggi,ak tanpa sadar,menitikkan air mata,terharu bahagia kalau mendengar atmosfer seperti itu. (bukannya lu cengeng?!).ak seperti telah membuang prinsipku kembali,namun dalam skala lebih besar.saat smp,selalu ada yg mensupport ku.karena kuliah ini intensitasku bertemu dgn kawan jauh berkurang,jd seharusnya kita sendiri.yak,kita sendiri yg bisa menggerakkan kita sendiri.dunia g akan berhenti menunggu kita untuk bergerak.hidup itu...bergerak.dan ak sadar sesuatu,ak seperti membuang harga diriku sendiri ke tempat sampah.semudah itukah kita membuang impian,walaupun itu kecil?perjuangan yang ku lakukan selama ini,knp semudah itu ak injak?untuk apa ak datang ke stadion dan berharap bs seperti mereka yg berjuang di lapangan?lalu untuk apa ak berani bermimpi,bila ak g yakin untuk mewujudkannya?

jangan mudah melempar mimpi itu begitu saja,ya memang ini kembali ke hak masing2 mau lanjut atau g untuk mimpinya...tp bila kita bertekad keras,kita bisa.sederhana,namun penuh makna friends....seperti kata Walt Disney ,"its kin of fun to do such impossible things,even a lil dream" kalo g salah.ak cuman mau menekankan kalau jangan sampai perjuangan kalian hancur karena keputusasaan dan semangat yang mengendur brad.

Semangat,bero!

"It is hard to fail,but it is worse never have tried to succeed"  -Theodore Roosevelt-


No comments:

Post a Comment