Saturday, December 3, 2011

Absurd;Tanpa Basa - Basi

"Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang,'kan merayu
Tidak juga kau


Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri


Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi..."

Siapa yang tak kenal puisi tersebut?puisi sarat makna historis dan yang paling dikenal semua orang,dari penyair Chairil Anwar.Saat membaca puisi tersebut dalam buku "Deru Campur Debu",rasanya benar-benar merefleksikan wajah nurani dan emosi saya beberapa minggu terakhir,terhitung hingga kemarin.
Puisi ini...bukan masalah keteguhan hati ataupun kegigihan dalam melawan seperti yg ditafsirkan banyak orang.entah mengapa,sajak ini malah menyiratkan keputus asaan yang nadir akan niskala hati.capek.begitu rasanya.identik.

Disinipun,setelah saya pikir...keadaan saya juga bisa dibilang tak lebih baik dr kehidupan saya di Malang.
benar2 struggle kelas berat.bukan dari sisi intelektual yang ditempa tugas2-yang-tak-perlu dari sisi akademis.malah dari tembok emosi dan rasa yang semakin digempur hebat!rasanya...makin lama sifat anarki saya -terus terang saja- hampir kembali.malah rasanya lebih ganas.dimana terang pikiran,kedalaman rasa dan,senyuman seperti sedia kala,aku BELUM menemukannya disini.
di Surabaya ini aku (dan sterusnya,agar lebih personal) telah memukul orang.ironi mutlak!!
entahlah ak jg bingung sekali.entah reflek atau memang niat,rasanya buruk sekali berbuat seperti itu.walau pun yang saya pukul itu yang boleh dikatakan bersalah -menghina rambut gondrong saya-...
Hanya ingin menegaskan bahwa bila hak dalam pilihan hidup kita dicerca oleh org lain,padahal pilihan kita tak merugikan mereka,bahkan secara etika pun tak ada masalah,bagaimana kita tak melawan.apalagi yang mencerca itu dengan tawa mengejek disertai kata2 kotor yang telak.tanpa pikir panjang mendarat lah bogeman mentah ke wajahnya.telak.dia takut dan lari.puas sih puas.tp rasanya dosa sekali.seperti ada beban yang sudah2.susah di Ctrl+Alt+del.bahkan untuk Empty Recycle Bin saja butuh waktu harian mungkin.
mau bercerita itu juga....berat.keadaan pergaulan di its yg saya terus terang masih menutup diri.apalagi cerita ke kawan lama,yang malah mungkin saya bisa malu sendiri dibuatnya.berat sekali kawan.

Belum lagi ditambah kemarin ada "battle" di twitter,rasanya (bukan rasanya lagi) mau mukul org lagi.parah sekali.sangat.padahal target adalah teman saat di malang.saya cuma g ingin rasa respek kita ke orang itu hilang,hanya karena attitude yg g selayaknya.aku disini bukan berarti g memantau seluk beluk dan keadaan kawan2 yang kutinggalkan di malang.hmmmm atau mungkin saya belum bisa move on?bisa saja.masih mau lanjut mukul anak itu?ak g akan menarik kata2ku.

Disini ak tinggal dgn tanteku dgn otoriter nya yg super otoriter.rasanya kembali ke sd.tante berdalih beliau ada untuk menjaga dan mengingatkan ak agar tetap pada track,walaupun hal detil.bagiku hal ini juga g sehat,seakan kita di alarm kan oleh orang lain.kalau begini terus kesadaran diri sendiri ya g akan pernah tumbuh.walaupun memang tante tinggal juga permintaanku dulu,tp ternyata ekspektasi dan hasil itu g ada yang sama.sempat pengen berontak seperti cerita lalu teman2ku yg pernah berontak..,tp g jadi.harus sadar diri.harus menghargai,dan harus berpikir lebih jernih.

Entahlah,saya masih berjuang disini.sekuat tenaga.tp di sisi lain ada yang malah tak terkendali.absurd sekali november ini,sama absurdnya dengan kalimat2 ku di postingan kali ini.saya sedikit diselamatkan semangat genre music Hardcore,dan musik pelarian seperti Metal.kali ini saya juga sering mencari hal-hal yang sekiranya membuat saya stay positive dan live straight.setidaknya dibalik anarkisitas diri,saya masih berhasil smoke free,alcohol free dan drug free.entahlah mempelajari komitmen seperti Straight Edge atau Behavioral nya Positive Mental Attitude apa bisa membantu.

Terus terang,entah absurd yang identik "penuh",atau hampa yg identik "kosong"..
seperti ada yang perlu diisi,dan dijaga.butuh sosok,figur,ataupun new things to do...
atau butuh stimulan,sekedar motivasi,atau mungkin figur seorang pendamping?who knows.
saya yakin kalau kawan2 lama sudah tak pernah berkunjung ke blog ini...
i dont want to admit it.but,all that i can say, I AM ALONE...ah.who cares.

Wednesday, November 9, 2011

Mimpi;Definitif

mimpi.Bukan artian harapan yang sering kita genggam seraya berjuang lewat langkah kaki lelah kita.Namun ini mimpi yg tak bs kita kehendaki layaknya memilih majalah bulanan di bookstore.Ya.Mimpi di saat kita pejamkan mata.Dimensi bawah sadar diantara aktifitas detik.Dimensi ruang dan waktu yang lain,menyingkir dari peradaban kenyataan.di satu sisi mimpi bisa berarti "rehat" dan "fantasi" bg jiwa yang lelah ditikam aktifitas sehari-hari.tp di lain pihak mimpi bisa jadi "pembunuh" seperti tanda yang entah kapan akan datang,tp kita seperti diawasi hal buruk krn kita memang tidak tahu menahu kapan tanda itu akan muncul.

bagi saya sendiri,saya tak pernah bermimpi aneh-aneh sperti ibu-ibu yang suka membaca primbon,lelaki tua yang suka mengarungi nasib bawah sadarnya,atau remaja yang gelisah saat mereka memimpikan imaji buruk.hanya saja,sering sekali saya memimpi kosong.bagaimana menjelaskannya,karena memang terasa seperti tak bermimpi.tiba-tiba terbangun di pagi hari.kalaupun bukan mimpi kosong seperti itu,saya biasanya mengalami dua macam mimpi,tp tetap saya anggap sebagai satu pertanda.setiap saya dan data-data diotak saya -berupa tempat,dan wajah2 yang kukenal- ikut hanyut melebur bersama mimpi saya,itu selalu saya anggap sebagai satu tanda yg (mungkin) pasti akan terjadi.entah kapan.

yang pertama,saya seperti mengidap dejavu sepanjang umur ini,tp yg "pernah" terjadi itu ternyata dri sebuah mimpi.entah sudah berapa puluh,atau mungkin hampir ratusan kali sejak saya duduk di bangku sekolah dasar.terkadang saya seperti memimpikan hal biasa,seperti aktifitas saya pada umumnya,bertemu teman-teman,kuliah,menggambar,ataupun bekerja sambilan.ketika terbangun pun rasanya biasa saja,hambar.tak ada rasa lelah ataupun cemas.otomatis dengan situasi seperti itu yang bisa kita lakukan ya hanya melupakannya -atau mungkin ter-lupa-.hingga pada suatu ketika tiba-tiba ada momen yang terlewat dan ter-alami.rasanya sempat shock sekali,seraya gelisah berkeringat.biasanya saya langsung berpikir begini "gila,lagi-lagi." "rasanya pernah ngalami ini tadi.tp dimana?rasanya persis sekali,tak ada yg terlewat satu titik pun".ya itu tadi.seperti de javu.rasanya kejadian yang sama terulang kembali.tp untuk kasus saya ini tak mungkin lebih dr 2 kali.tiap2 "moment of dream that passing through" saya selalu merinding.entahlah.rasanya seperti bocoran takdir.tp tak bisa dihindari.siapa yg bisa menghindari takdir?

yang kedua,ini tipe yang paling saya takuti.bukan mimpi yg berisi aktifitas langsung,tp benar2 beda 180 derajat.input2 data di otak tetap orang2 yang selama ini kita kenal.namun dimensi ruang nya yg beda.seperti cerita bergambar,film,atau mungkin fantasi kitapun kalah.bagaimana menjelaskannya yaa,kadang kata tak bisa mewakili yang tak mampu terkata.atau mungkin saya belum menemukan padanan kata yg pas.bagai keterasingan dr tempat2 yg biasanya saya kenali.kadang "jalan cerita" mimpi ini agak absurd (sekali).latar bisa berpindah dengan cepat,dan bisa rasanya menikam tiba-tiba.kepala serasa ditekan kuat hingga ubun-ubun.
dulu saat 6 bulan silam,saat saya waktu itu nilai semester pertama dapat IP satu tanpa koma.saya yang memang (mencoba) terlihat biasa saja itu bermimpi begini.mimpi singkat,tp saya selalu berpikir dn merenung kalau teringat mimpi ini.latar belakang saya berada entah dimana,tp seperti gedung sekolah begitu,dengan teman-teman saya satu prodi (satu kelas) duduk berjejer di bangku2 kayu reot.semua melihat kearah saya yang ada di tengah lapangan (anehnya,saya bs melihat bayangan sosok saya sendiri).ada yang tersenyum dan ada yg menangis.entah tiba-tiba saya saat itu menyalami anak-anak dan teman-teman saya satu persatu,dengan pelukan.rasanya saat itu hangat sekali namun di satu sisi rasanya ada beku yg menghambat.sudah saya salami satu-persatu,tp teringat ada dua orang yang tak sempat saya salami.alih-alih saya datangi,wajah dua orang itu tak menatap saya sama sekali.hingaa tiba-tiba saat ingin menyalami sisa orang itu saya tebangun.pertama nya saya biasa saja,tp lama-lama kok keringat dingin tak pernah munafik.sempat saya "curhat" mimpi saya di twitter suatu kala.saya percaya mimpi ini suatu pertanda.dan benar saja,tengah tahun ini saya harus berpisah dengan mereka karena nilai yang "hampir" selamat.saya tak akan bilang nilai yang tidak selamat,karena saya tahu saya bisa lebih baik dr itu.dan saya pindah ke surabaya.tiap memikirkan mimpi itu,saya benar-benar tau kalau mungkin memang waktunya "pergi".dan lagi-lagi bocoran takdir dgn cara lain.

dan yang saya impikan seminggu ini.semi-horor.entah apa karena saya terlalu memaknai mimpi tersebut,Tuhan jd "tertantang" memberi takdir sesuai penafsiran kita atau bagaimana,yang pasti rasa tak bisa dibohongi.rasa cemas hingga berkeringat tanpa sebab.yang ini,berlatar belakangi rumah tingkat dua lantai.ceritanya,lg makan besar satu keluarga.keluarganya ibu saja sih kalau saya lihat-lihat.saat itu kurang kakek,dan saya disuruh mencari.saya pun mencri ke balkon,seraya mengikuti suara "krenyes-krenyes" seperti makan kerupuk.ya,kakek memang disitu."lho pak (panggilan ke kakek) ngapain makan sendiri disini?" "hmm g popo nak,mending liat en yg lagi makan" kakek bicara begitu sambil memandang atap lantai dua.merasa heran,aku menengok apa yg dilihat kakek (anehnya parking lot yg bertingkat-tingkat itu ada di sebelah rumah) dan truk tangki menabrak pembatas parking lot bertingkat itu dengan kecepatan sangat tinggi.panik.langsung saat saya ingin memberi tahu keluarga untuk menyelamatkan diri,semua terlambat.ya,ak dan truk memang tiba di saat yang sama di ruang keluarga,jd saya melihat sendiri keluarga yang mati tertimpa,terinjak,terlindas mesin dan mesin bawah truk itu.kepala penyet lah,tangan berceceran dimana-mana,darah merah gelap yang terciprat ke muka saya lah,atau yang sulit saya definisikan.rasanya horor sekali,tp tetap merasa heran sambil mengernyitkan dahi,dgn mata yang kosong pula.mimpi macam apa ini?apa harus se na'as ini?
pindah latar,kakek hilang entah kemana,dan hanya sendiri,tp hawa membunuh makin mengikuti.ya.hanya mengikuti,terasa diawasi,tp saya seperti bukan target utama,atau mungkin belum waktunya.dan seketika itu saya terbangun.gila men,sbg insan yang mulai menikmati nikmatnya bawah sadar tiba-tiba paranoid akan lelap.sempat gentar akan tidur kembali,kalau-kalau mimpi itu terlanjut (karena biasanya begitu),tp ternyata tidak.entahlah ,saya sekarang sedang mencoba mendefinisikan itu.... rasanya akan kehilangan sesuatu.saya mencoba positif dengan asumsi "mungkin hanya masalah internal keluarga".tp kalau mimpi nya saja se tragis itu,mau gimana yaa..sulit juga.sebisa mungkin tidak mendefinisikan itu sebagai kematian yang akan datang.nanti Tuhan menguji penafsiran saya dengan kenyataan.

hah!hati-hati terhadap penafsiran mimpi,kawan...hanya sharing cerita sedikit,saya tak ingin dianggap aneh atau bagaimana.saya tahu mungkin ada yang lebih "ekstrim" lagi diluar sana,karena konyol sekali kalau berpikir kita adalah "satu-satunya".hanya saja "kejujuran" mereka hanya cukup mentok di hati dan fikir mereka.maaf juga bila kata-kata saya yg tak tertata dengan baik krn saya jg bukan penulis yang baik.ada yang perlu di"dobrak" selama itu perlu...


Tuesday, October 25, 2011

Kosong Tanpa Sebab

seperti langit yang selalu berputar,ataukah kita yang benar-benar diam..
benar-benar kekosongan tak lebih dari sebuah siklus,mungkin.
ironisnya,seringkali rasa itu hinggap tanpa sebab.
dari otak yang cerah inspirasi,tiba-tiba dua pertiga isi kepala ini,kosong itu menekan keras hingga penglihatan.
apa yang terpandang 2 belah retina ini bagai bukan bagian dari raga ini,jiwa ini..
ya,mungkin aku ingin menolak derasnya waktu merambati hidup ini sejenak...

entahlah,kadang -atau,mungkin- rutinitas ini melelahkan sekali
sekalipun itu adalah hobi kita sendiri
teman saya pernah berkata,apa substansi kegiatan kita selama ini
tak lebih dr aktifitas berulang hingga kita mati
mungkin kegiatan yg saya lakukan selama ajaran baru ini,yang sungguh lancar sekali,
membuat saya jenuh..atau mungkin saya juga merindukan kejenuhan seperti ini
sudah lama sekali tidak mengarungi pikiran dengan tensi rendah seperti ini...semenjak saya pindah disini.

saya sadar,saya bukan penulis yang baik
saya bukan pelajar bahasa yang baik
hanya saja,bagi saya kata adalah wujud terbaik dari suatu rasa
kadang mata,telinga,dan bibir ini...
sengaja menafikan apapun yang ada diluar tubuh rapuh ini.
tak ada yang lebih buruk dari berbohong,apalagi mendustai diri sendiri!
entahlah tentang apa yang akan terjadi bila manusia sedari lahir tak memiliki tangan.
beruntung saya masih mempunyai lima jari,pengantar rasa dan apapun itu dalam diri saya.
setidaknya masih ada organ lain selain otak,yang mampu menjadi eksekutor kontra agresifnya rasa gentar.

merindu sekali dengan yang seperti ini
seperti masa-masa yang lalu
bersenda kata dengan teman hingga pagi
awalan yang abstrak,selalu berlanjut hingga obrolan yg lebih intim...
saling memahami di momen yang benar-benar mendukung..
kalaupun sendiri,
masih ada malam hingga 10 jam selanjutnya
saling menemani menjaga garis waktu
dari detik demi detik
hanya untuk mengenali malam dan diri sendiri lebih dalam...
ah nikmatnya :)

terus terang sekarang sulit sekali mencari momen seperti itu
dari suasana kota,lampu taman,hingga lingkungan studi
benar-benar tak ada tempat bagi bawah sadar dan sedikit imajiner
rasio dan logika betul-betul ditempa hebat disini
apalagi dengan manusia yang bertipikal seperti sekarang
bukannya saya membenci anak bangsawan nan hartawan
riwayat yang mungkin abadi,
bahwa insan yang ditempa harta sedari lahir,
mudah sekali menutup mata dan telinga sedari awal,kepada kelasi-kelasi dibawah mereka
mereka lebih mendengar insan yg mereka junjung tinggi
dan menghindari manusia yg mereka anggap unprofitable
ah,serumit itukah untuk menanam bibit persahabatan...
kita satu tanah,hidup dibawah matahari yang sama.
benar-benar kondisi yang tak sehat.untungya,semua itu selalu di awal.

merindu sekali dengan kesendirian dari sekitar
bukannya saya anti-sosial
atau mungkin saya punya rasio yang "aneh"
tapi saya tak ingin dianggap munafik,karena saya benar-benar merindu
duduk selonjor di pintu kereta dengan kaki menjulur keluar..
menyimak sisi lain hidup yang melaju lekas dari situ..
berbaring diatas rumput bukit dengan tangan terjuntai kanan-kiri,
mengambil nafas dalam-dalam,lalu menghembusnya perlahan..
atau berjalan di pasar besar di ambang gelap subuh
beralaskan sandal jepit,celana sepakbola yang lebih seperti kolor,dan berjaket lusuh
mereguk segelas kopi panas nan getir dengan pedagang disana..
senyum ikhlas mereka selalu membuka banyak hal
saling mencerita bahwa masih ada kebahagiaan tanpa harta..
semuanya selalu berakhir sama..
mencipta sketsa,sajak,filosofi sederhana bagi kita remaja utopis-idealis,dan sebilah senyum tanpa sebab
nikmat sekali... :)

dan yang terakhir,
saya merindu sekali dengan teman-teman lalu,dan hari demi hari,juga memoar-memoar kecilnya.
entah dengan mereka,mungkin juga tidak.
manusiawi sekali
bila satu orang merindu banyak orang.
karena banyak orang hampir tak mungkin merindu hanya untuk satu orang
kecuali bagi legenda,pahlawan atau apalah
masalahnya saya bukan pahlawan.
hanya seorang yang titik takdir nya tidak berjumpa lagi pada satu titik takdir dr masing-masing mereka.
ah biarlah,biar rindu itu hanya milik saya,itu sudah lebih dr cukup.
selalu ada momen bagi titik-titik takdir yang terpisah untuk bertemu kembali....
mencoba lebih sabar menunggu,walau saya pun tak tahu nafas akan berakhir kapan.

entahlah,tak terasa jadi menulis sebanyak ini
sudahi saja sejenak,kembali menjemput realita
mungkin kekosongan adalah kunci untuk membuka hati lebih dalam
ya,kosong memang terlahir tanpa sebab
karena kosong sendiri adalah sebab.... :)

Monday, September 19, 2011

Parents;still need more understanding


Orang tua.2 kata yg menggambarkan pengemban amanah dr Allah,ya amanah itu adalah kita.2 kata yg menggambarkan org yg pertama kali kita lihat saat membuka mata di dunia.2 kata yang menggambarkan 2 sosok manusia,tempat kita kembali,dan yg pertama setelah Allah SWT.bahkan sy bs bilang bahwa kata2 pun tak bs menggambarkan apa arti org tua it sebenarnya,it bukan hal yg patut diusik,karena hal itu juga tak perlu dikorek.sudah jelas.hanya saja,saya ingin curhat sedikit. (haduh lagi2 lewat blog -,-).hhe keadaan saya juga agak limbung hari2 ini,bukan dr akademis saya.tp lebih ke hubungan anak-ortu.

#np:efek rumah kaca-lagu kesepian

Hari minggu.hari yg sejatinya jd hari yg cerah buat kembali ke tempat menjunjung ilmu,berubah drastis jd hari yg suram.sebenarnya g hanya sekali,tp sudah berulang kali.bukan ayah ku,atau ibuku,apalagi aku.tp tanteku.sekali lagi,ia marah2 berhubung ak jarang menghubungi ayah,karena tanteku juga disindir ayah (maklum,ak memang meminta tanteku jd pendamping di sby 1 tahun ini,biar ak kembali disiplin) “bagas aja jarang mempersoalkan apa2,knp kamu yg ngeyel lik?”

Persoalan yg memang berbeda dr satu ke satu yg lain,tp tetap satu garis besar yg sama,yaitu intensitas komunikasi ku dgn ortu (keduanya).tanteku selalu mempersoalkan hal itu,sampai2 kalau bisa kuping ini aku cabut saja dan lari dr omelan2 itu.kadang omelan itu terasa memuakkan,krn tak perlu mempersoalkan hal itu terlalu rumit.ya,aku mengakui dan menyadari,sekalipun aku ingin mengelak,akibat dr masalalu itu memang g bs kita nafikan.

#np:the trees and the wild-honeymoon on ice

Sedari lahir,sampai ak lulus sd,ak tinggal dan dididik mbah dari ibu ku,yg otoriter punya gt deh hehe.sejujurnya,dampak dr hal itu sudah terlihat sejak ak “diambil alih” ayah(maksudnya,berhubung mbahku sudah g produktif dan g bisa mbiayai ak lagi)hingga saat smp ak mulai ngekos.ak merasakan betul dampak tak pernah hidup bersama dgn orang tua dr lahir,yg ayahku pulang ke jawa (keduanya kerja di Kalimantan timur) hanya 2 tahun sekali,dan ibuku malah bisa 3 tahun sekali.banyak teman yg bertanya “kamu g kangen,gas?”.”ya kangen lah” jawabku.sejujurnya ak ingin menjawab “sudah biasa”.bahkan parahnya ak sempat merasa hal itu “sudah biasa”.mana nuraniku sbg anak?sudah,bukan hal yg perlu dibahas kali yah aha tp memang kenyataannya begitu.ak sempat ingat saat nenekku membawaku ke rumah ayah saat kecil,ak lebih nempel pada mbahku dripada ayah.ayahku juga sering marah krn hal itu,krn dikira ak di “brainwash” keluarga ibuku,padahal ayah adalah ayahku.ak yg belum mengerti hal2 rumit bgt malah berpikir imej ayah yg “buruk” krn sering  marah.(aku memanggil kakek-nenek dgn bapak-ibuk dan ayah-ibu dgn mamak-papa)

Hingga saat 6 sd saat ku tahu ayah-ibu cerai,yg sejatinya terjadi saat ak 3 sd.bukan hal yg “wow”,krn aku sudah bisa berpikir tentunya.tentu reaksiku juga g seperti anak remaja yg di termehek-mehek yg sertamerta memihak salah satu pihak orang tuanya,marah-marah,bahkan g jarang menyumpahi yg mereka angggap salah.kalian BODOH!itu bukan hak kita mengejudge orang tua seperti itu,ada alasan2 yg g perlu kita tau,krn hal itu lebih baik kita g tau.kalaupun kita akhirnya “diberi tahu”,itupun bagiku hanya sekedar tahu.g ada gunanya ngungkit2 hal2 yg bukan semestinya kita riwuk I,krn kita emang g terlibat disitu.yaaaa gila juga ak bisa berpikir kayak gt saat 6 sd.tp ak yakin masih banyak yg lebih dewasa dibanding ak saat itu.ak tak peduli dengan status “cerai” atau apalah.itu hanya status diatas putih men,status abadi org tua kandung sbg yg melahirkan kita di dunia itu g bs dibantahkan.bahkan saat ayah ibuku sudah punya keluarga sendiri,ak tidak merasa ‘terbuang’,krn memang keadaan memaksa begitu (bukan pasrah),dan ak yakin nurani siapapun sbg org tua pasti masih memliliki tanggung jawab bagi anaknya,ya bagi aku sendiri.sejak saat itu,ak terus belajar agar tidak gampang menyalahkan orang tua.ya,kita boleh koreksi perkataan org tua yg sejatinya tak sesuai dgn kita,tp jgn sampai kita dgn gampang menjudge ortu kita.itu bukan hak kita.setiap org tua punya cara mengasihi anaknya sendiri bro.

Yak kembali ke masalah saya yg belakangan ini (sejak diambil ayah).ayah mulai membiayaiku sejak smp,dan ak mulai ngekos (jujur,ak tak menuntut org tuaku membiayaiku,apalagi ibuku).ak agak ‘canggung’ saat awal2,padahal dia ayahku!yassalaaam -,- anak macam apa aku ini.ak jg merasa bersalah karena saat hidup bersama nenekku,ak sangat-berprestasi-sekali.juara menggambar,juara aritmatika provinsi,rangking 1 5 kali.tp sejak bersama (g bersama ding,Cuma mbiayai aja hehe) ayah,aku smp nilai pas2an,sma aku masuk kelas “bahasa” (pas itu kelas ipa jd trend bo’),lalu kuliah ini aku,bisa ak bilang,di-DO! (ak men-DO kan diriku sendiri).gila!anak macam apa aku ini,ak sempat berpikir kalau ak ada di posisi ayah,org tua mana yg g bakal menyesal ataupun menangis jika gagal mendidik anaknya hingga org tua “lepaskan” si anak di pelaminan?g ada satupun!ak kurang kesadaran akan peran ku sebagai anak dan laki dalam keluarga saat itu,trus terang saja.

#np:oasis-don’t look back in anger

Ak merasa it semua g lepas dr kurangnya didikan org tua scr langsung.bukan brarti ak g menganggap mereka “org tua” ku lho ya.ak jg g menyalahkan siapapun.hanya saja,komunikasi serasa bagaimana ya…kadang ak agak iri juga kalau liat teman bisa dengan santainya ngobrol dgn ortu lewat telpon.”pi,papi ak bis ini pulang ya””iyo pak,duwik manganku entek hehehe””oalah iya ma,besok tak balik kesana” dan lain sebagainya.ak sempat bertanya2 “anak2 ini kok bisa seakrab gt sama ortunya,sedangkan ak g.padahal yg diobrolin cuman basa-basi biasa,tak jarang malah minta uang (jujur,ak paling g bs kalau minta apa2 ke orang tua,karena belum ada timbal balik setimpal dr diriku ke orang tua).kapan ak bs gt ya?”.parah mungkin km bs ngejudge ak bro hehe tp coba rasakan kalau km ada di posisiku.setengah tahun umurku hingga saat ini,tanpa didikan org tua.ibaratnya anak ayam yg br menetas,ak tak melihat indukku,tp kucing.ya ak nempelnya sm kucing it.ak malah jd menyalahkan diri sendiri,apa yg ak harus ak lakukan?karena rasanya aneh juga kalo ak guyon2 sama ortu,trkesan geje -,-.temanku juga pernah bilang “halah gas,bapakku dewe wes koyok koncoku dwe hahahancok haha”.enaknya :)

lalu,hubungan anak-ortu it harus bagaimana?

Apakah komunikasi verbal itu memang diperlukan?

Ak g pernah meragukan posisi orang tua sebagai insan yg melahirkan aku,yg ak harus berbakti pada mereka.ak hanya tahu,tanpa banyak bicara,ak akan membalas kepercayaan kalian dgn menjadi org yg bisa kalian banggakan.ak yakin,harapan org tua trhdapa anak it g muluk2,anak2 mereka bisa sekolah baik,kuliah (jika ada kesempatan) yg lancar,lalu bisa mencari kerja yg baik bg mereka (anak),krn tanggung jawab ortu satu-persatu sudah lepas dr situ.memang,ada beberapa jenis ortu yg kadang “ekspektasi” nya besar.biasanya yg gt org yg tergolong sukses dan hartawan.tp it smua tak lepas dr masalalu mereka men!demikian juga ayahku.ayahku dulu jualan es sama ngangkut pasir,kalau sekolah tawur terus.kalau ibuku dr lahir sudah enak,salon nomer 3 terbaik di Indonesia (sumpah,ak jg kaget liat piagamnya),tp semenjak cerai garis hidup it serasa dibalik,ayahku diatas,ibuku dibawah.g ada org yg bs diatas tanpa terpuruk.krn itu,mereka ingin anak mereka (sebisa mungkin) agar tidak sejerih usaha ortu mereka.toh dgn kkuatan financial ortu yg seperti itu,mereka dan kita,y sbg anak,bisa skolah setinggi mungkin.jd turutilah apa mau ortu,selama masih bisa membiayai,dgn input2 pndapatmu pula tentunya.

ah ak sadar akan hal itu tp sulit menerapkannya.sampai sekarang ak masih mengabur tentang hubungan anak-ortu sehari2.apa yg harus ak lakukan?ak kadang g paham akan hal ini,kawan.aku bertanya langsung pun,rasanya memalukan sekali.hal sekecil itu masih perlu sipertanyakan?mungkin itu jwab mereka.anak macam apa aku ini?tp aku benar2 sayang org tua ku,tp mungkin caraku ada yg salah,tp g tau harus gimana.aku harus bagaimana?ak minta penjelasanmu, kawan…..

Monday, August 22, 2011

Human Illustration ; Sketchwork




1)when the darkest heart eats nothin but its own mind and body
2)under-controlled,or uncontrolled (?)
3)when mind is completely complicating into the cube of emptyness
4)poor tier agressor

Sunday, August 21, 2011

Hutang

"selamat ulang tahun!semoga liga pendidikan mu sukses!
nb:arloji ini ada biar kamu g bawa2 jam dinding ke tasmu lagi! :p"
....dengan tanda tangan,seutas hati di pucuk.....
.... setaun yg lalu,tgl 17 desember....
bagiku yg biasa2 saja thdp perempuan (saat itu),bagiku itu bukan sesuatu yg spesial...

seumur-umur,baru kali ini merasakan ini
seorang perempuan benar-benar bisa membuat "hutang"
yg mungkin,ak g bisa maafin diri sendiri,walau aku sukses nanti
agak naif kalo curhat di jurnal berupa blog spt ini
tp apa tiada daya,ak tak punya lagi rumah untuk sebentuk kata...


sudah lama aku berposisi seperti itu,terus terang saja,kadang ada saja yg "mencoba dekat",sejak sma
kadang aku senang dgn keadaan seperti tu,tp di sisi lain aku jg merasa risih
maksudnya bukannya aku jual mahal,tapi:"kenapa mereka memilih aku?"
aku bukan orang penting,gaulpun tidak
aku bukan orang kaya,punya mobilpun tidak
aku hanya seniman jalanan...
yg mencoba hadapi hidup seperti angin yg menerpa lambat.
banyak yg datang,lalu menghindar..
ada yg datang,lalu mundur mengalah demi yg lain..
tak jarang konflik internal antara hati mereka dan pilihannya
kadang tersa aneh krn aku tahu semuanya.tnpa perlu mencari tahu...
kadang itu juga jadi "beban" tersendiri,krn ak "tak bergerak" sedikitpun..malah menyiksa mereka...

tak jarang,bahkan mungkin selalu,ak langsung menjauh
menjelaskan alasan2 yg masuk akal,tp ada alasan yg lebih dalam dr itu,yg tak perlu mereka mengerti
"mereka semua orang baik dan perfect di bidangnya,sedangkan aku tak punya kapasitas sbg "pendamping" yg baik bg mereka,hanya tak ingin mrk mengepal sesal di kemudian hari,hanya karena "emosi dan perasaan" sesaat."
bener2 g enak jelasin semua kayak gini,tp apa boleh buat
suatu hubungan adalah komitmen.memang tak ada komitmen yg abadi,tp seberapa lama kita mau menjaga komitmen itu,atas dasar2 yg masuk akal pula tentunya.

sampai tiba pada perempuan yg satu ini,g perlu tak sebutin namanya.yg pasti dia baik,solehah,dan sedrhana (walau kalo makan sukanya di mall).ngajak makan,nonton bioskop,beliin kado ultah...kurang apa coba?dia juga lumayan cantik,tp apalah arti fisik buatku,kecuali senyum.sampai tahap sharing2 kehidupan satu sama lain.aku bener2 suka sharing hidup,jikalau aku bisa membantu kehidupan mereka jd lebih baik,ingin bilang "ini hidupku,jangan sampai kayak hidupku ya..."

dia paling berpengaruh selama ak di awal kuliah.mbantu sembarang kalir selama ospek,maksa aku agar lebih disiplin,sampe dia ngantri buat keringanan spp buat ak,tp tak ku gubris,krn waktu it ak benci hal2 ruwet dan berpikir "ngapain susah2 antri?" hingga aku sadar suatu ketika dan berpikir "knp dia rela susah2 antri,untuk ku?".payah,kenapa alasan selalu datang belakangan!?ak bener2 g peka sama sekali thdp perempuan,tidak menghargai usaha dia yg hanya mau membantuku jd lebih baik.krn yg hanya kupikir addalah "menjauh" agar g "masuk lubang" yg sama sepertiku.tapi ternyata....

yoi,penyesalan datang di saat yg g tepat.ya di akhir.mungkin karena dia yg "mencoba dekat" itu sampai segitunya,ak bener2 merasa menyesal yg paling mendalam.ak g peduli dia sudah punya pendamping atau gak,hal ini2 benar2 satu noda dalam kisah2 yg sama spt ini!hal yg paling sulit buat maafin diri sendiri.ak sempat bilang maaf via sms.dia cuma jawab "udah,km g punya salah kok gas :)".pikirku saat itu "yaiyalah,km g punya salah,melupakan kesalahan org bukan hal yg sia2,apalagi km sudah menemukan "yg tanggap" akan perhatian mu itu,tidak seperti aku yg punya salah,hanya hal kecil,yg makna penyesalannya lebih besar dripada ak di DO"

entahlah.mungkin akan tiba waktunya.saat yg tepat.entah brapa hari raya dan brp permohonan maaf yg sanggup melepas beban "hutang" ini.ak tak berharap km kembali atau tidak,hanya tolong maafin ak,entah dgn cara apa,dgn bgt ak bs maafin diri sendiri.ak tidak peduli dgn arloji yg kau berikan,aku masih menyimpan sepucuk surat ucapan yg mungkin buatmu biasa saja,tp buatku itu "titik kunci" penyesalan ini.....entah kapan,kau sempat membaca ini......semoga...

*kadang saat kita terlalu berharap,yg kita harapkan malah g datang n potensi sesal semakin besar.malah yg tingkat harapannya tidak terlalu,hal yg datang sangatlah besar dan berharga
karena itu ak g terlalu berharap,tp ak g akan melupakan dengan membuang masalalu itu*


Monday, July 11, 2011

Restart Dimensi

terbangun
si bidak plastik yg rapuh
aku bidak warna apa?
oh,merah
setahuku dulu aku bidak hitam

knapa ak masih disini?
knapa yg lain sudah separuh jalan?
sedang aku masih disaku belakang
siapa yang menaruhku di kotak start kembali?
oh,Tuhan
pemilik permainan ini
ternyata papan ini lebih luas dr yg kulihat

lalu,mana daduku?
senjata simbolik penegak langkahku
aku butuh itu!
tolong pinjami aku dadumu!
tidak mau?
lalu,daduku dimana kawan?
ha?

ternyata aku salah mengartikan permainan ini
dadu itu digenggam tiap bidak
tongkat jalan beriring tekad
aku telah membuang syarat permainan
ya,dadu itu
aku lupa melemparnya kembali
sedang yg lain menemukan tangganya
aku masih di saku belakang

ular itu yg salah!dia yg membelitku!
oh,bukan
itu salahku
ular dan dadu ada pada otak bidak
membuang dadu dan melempar ular
bermain seenak pusarnya sendiri
ular itu,aku.
namun dadu itu juga,aku
bidak itu,menghitam

berarti
aku harus melempar daduku ya?
ini giliranku bukan?
pertanyaan yg hanya bs dijawab oleh bidak merah
ya,nomor kotak kita boleh berbeda
tp tamat kita bersama
bidak itu sekarang menjemput tangga
bergegas renggut tangga pemilik papan ini
akan kuubah semua mata daduku menjadi enam!
jangan tunggu aku,kawan
biar bidak merah yg melihat punggung kalian
hingga dikala kalian berganti melihat punggungku...



Rolliandy Bagas,11 July 2011
16:28

hanya ungkapan perasaan.ya,kalian boleh sebut saya NATO(no action talk only).saya ternyata salah pijakan berpikir.saya mersa kehilangan motivasi adalah kegagalan dalam bertindak,dan tindakan dapat diambil bila kita punya motivasi,hingga akhirnya saya dibangunkan oleh ini: "tindakan ada bukan karena motivasi,namun dengan bertindak motivasi itu muncul belakangan" -Dr.Oz-
ya,saya sudah bertekad mengembalikan track saya.saya sangat berterima kasih dengan 1 tahun yg kalian berikan,kawan :) ak bertemu banyak org hebat.semoga kalian tetap jd org yg lebih baik,hingga aku sejajar dengan kalian.amin.trims.

Monday, June 27, 2011

Famous Last Words

Sometimes we could say something inspiring but fortunate before our last breath.this is the famous last words of all time:




  • Don't let it end like this. Tell them I said something.
    Francisco ("Pancho") Villa





  • I'll be in Hell before you start breakfast!
    "Black Jack" Ketchum, notorious train robber





  • Now, now, my good man, this is no time for making enemies.
    Voltaire (attributed), when asked by a priest to renounce Satan





  • Get these fucking nuns away from me.
    Norman Douglas





  • Don't worry...it's not loaded...
    Terry Kath, rock musician in the band Chicago Transit Authority as he put the gun he was cleaning to his head and pulled the trigger.





  • Is someone hurt?
    Robert F. Kennedy, to his wife directly after he was shot and seconds before he fell into a coma.
  • the Facts of A. Lincoln and J.F. Kennedy Death

    Life


  • Both presidents had 7 letters in their last name.



  • Both were over 6' feet tall.



  • Both men studied law.



  • Both seemed to have lazy eye muscles, which would sometimes cause one to deviate.



  • Both suffered from genetic diseases. It is suspected that Lincoln had Marfan's disease, and Kennedy suffered from Addison's disease.



  • Both served in the military. Lincoln was a scout captain in the Black Hawk War, and Kennedy served as a navy lieutenant in World War II.



  • Both were boat captains. Lincoln was a skipper for the Talisman, a Mississippi River boat, and Kennedy was skipper of the PT 109.



  • Both had no fear of their mortality and disdained bodyguards.



  • Both often stated how easy it would be to shoot the president. Lincoln supposedly said, "If somebody wants to take my life, there is nothing I can do to prevent it." Kennedy supposedly said "If somebody wants to shoot me from a window with a rifle, nobody can stop it." Note that both these quotes are each 16 words long.

    Death




  • Both presidents were shot in the head, on a Friday.



  • Both were seated beside their wives when shot. Neither Mrs. Lincoln nor Mrs. Kennedy was injured. Both wives held the bullet-torn heads of their husbands.



  • In each case, the man was injured but not fatally. Major Henry Rathbone was slashed by a knife, and Governor John Connolly was shot.



  • Lincoln sat in Box 7 at Ford's Theatre. Kennedy rode in car 7 in the Dallas motorcade.



  • Lincoln was shot at Ford's Theatre. Kennedy was shot in a Ford product, a Lincoln limousine.



  • Mrs. Kennedy insisted that her husband's funeral mirror Lincoln's as closely as possible.
  • 10 Places You Dont Want to Visit (Maybe)

    These are ten places you don’t want to visit! Having said that, maybe the curious would get a thrill from visiting some of these strange and dangerous places, but for most of us, reading about it is quite enough. Feel free to mention any other contenders for the list in the comments.

    10.Great Pacific Garbage Patch – Pacific Ocean

    plastic1-tm
    The Great Pacific Garbage Patch, also described as the Pacific Trash Vortex, is a gyre of marine litter in the central North Pacific Ocean located roughly between 135° to 155°W and 35° to 42°N. Most current estimates state that it is larger than the U.S. state of Texas, with some estimates claiming that it is larger than the continental United States, however the exact size is not known for sure. The Patch is characterized by exceptionally high concentrations of pelagic plastics, chemical sludge, and other debris that have been trapped by the currents of the North Pacific Gyre. The patch is not easily visible because it consists of very small pieces, almost invisible to the naked eye, most of its contents are suspended beneath the surface of the ocean. This is not a place the average Joe would want to visit.

    9. Izu Islands – Japan

    screen-shot-2010-03-22-at-12-26-39-pm-tm
    The Izu Islands are a group of volcanic islands stretching south and east from the Izu Peninsula of Honshū, Japan. Administratively, they form two towns and six villages; all part of Tokyo. The largest is Izu Ōshima, usually called simply Ōshima. Because of their volcanic nature, the islands are constantly filled with the stench of sulfur (extremely similar to the smell of thousands of farts). Residents were evacuated from the islands in 1953 and 2000 due to volcanic activity and dangerously high levels of gas. The people returned in 2005 but are now required to carry gas masks with them at all times in case gas levels rise unexpectedly.

    Monday, June 20, 2011

    Sidewalk Chalk Street Art

    Another type of  Drawing art!
    it was really surprised that i found this one.Chalk Street Art.3D Chalk street art has always been one of my favorite types of Optical Illusions.  This collection is of  few Incredible 3D Chalk drawing from all around the world!Sidewalk chalk are typically large colored (and sometimes white or cream) sticks of calcium sulfate mostly used for drawing on pavement or cement sidewalk. It is sometimes used to draw a foursquare court or a hopscotch board.Sidewalk chalk is used at some universities to advertise for events, especially where there is much concrete. Prohibitions are set for where students can chalk, usually limiting it to areas that will be washed away with rain, or areas which are set to be cleaned of chalk markings.Artists such as Kuert Wenner,and Julian Beever have created intricate and realistic street paintings using the chalk and pastels. There are many competitions for chalk artists, including Pavement Art Competition in the Bold Street Festival in Liverpool in 2010.They include works of very artists such as Julian Beever and Tracy Stum and various other artists.All of these street arts are new to me, its exciting to find new chalk artists! So which one is your favorite?


    Fishing in Shanghai

    My Sketchwork


    Ta'jil for Romadhan
    3-Junction at Avia-PLN-Mcdonald's

    Araya Golf  Court

    Tak Selamanya

    tak selamanya,
    apa yang tampak bersama
    akan runtuh satu atau hari lain
    bagai menolak garis maut
    bagai lari tanpa pijakan


    tak selamanya hidup itu teka-teki,
    abadi dan selamanya
    adalah dua ruas berbeda
    apa yang terpegang pagi ini
    boleh jadi luput esok hari


    tak selamanya mendung itu hujan,
    manisnya dangau persinggahan
    gamangnya rintik dosa horison
    terguris dibawah dangkalnya pikiran
    kamar itu kini telah gelap.senyap.


    tak selamanya ku tulis sajak,
    sebutir sajak berpeluh tilam
    berteriak dalam aksara derita
    hanya ikan mas di dalam plastik
    atau botol di lautan lepas


    tak selamanya kita bertatap paras,
    tak selamanya kita bersama,
    meretas duka,merajut suka
    kala jemari saling menggenggam
    meranggas asa dibalik jaring waktu


    ah,apa hidup ini hanya mimpi
    segala yang datang akan pergi
    segala yang hadir akan hilang
    silam tak bisa direngkuh
    dewasa tak bisa dikepal


    waktu itu makin dekat
    yah,tak selamanya...


    nothing last forever...

    Rolliandy Bagas,24 April 2011
    02.17

    Berontak Batin

    muak
    hilang sesal kusam dunia
    lingkaran nista mengunci akal
    sekarat pikiran ditikam dusta
    gelap hati butakan mata
    diumpat beda dipenjara kelas



    aku ingin
    hantam kaca tanpa peduli luka
    umpat iblis tanpa peduli mati
    rampok si-kaya tanpa peduli jeruji
    robek matamu tanpa peduli sesal
    tikam jantungmu tanpa peduli neraka



    1 hari saja
    aku ingin menghajar
    aku ingin membunuh
    menghajar putih fisik
    membunuh hitam nurani
    hingga otot syaraf ku putus
    tapi untuk apa?
    dilema batin.penjara jiwa.mencakar muka.
    sulit tuk ungkapkan beban pikiran
    karena aku hanya babu alam



    yo'i
    hidup adalah catur
    permainan
    hitam-putih
    terkotak di satu tempat
    kita adalah bidaknya
    mematikan satu sama lain



    kalau begini,aku yang akan menendang papan itu
    aku ingin berontak!



    ...


    Rolliandy Bagas,25  Mei 2011
    23:42

    Keong Laut

    Aku di sini bukan untuk jejak hujan yang panjang,

    tapi ada mayat meringkuk di lumpur.

    dan burung besar beristirahat di atasnya.


    Aku di sini bukan untuk apa yang tersisa dari alam,

    tapi ada seekor anjing yang menghirup udara busuk.

    kemudian menderu sebagai belatung merangkak di atas cakarnya.


    apakah sebenarnya waktu yang terlewat,

    apakah penderitaan,

    bahwa kilat menonton mayat

    berdetik seperti yang telah lalu ....


    keong mencari celah,rinainya dangau menyinggah...
    -KondangMerak beach,Malang-


    Rolliandy Bagas,26 May 2011
    02:14

    Hegemoni Hitam (Kiamat Moral)

    aku buta
    mendengar kejinya dunia
    dunia bukan temanku lagi
    saat hujan turunkan darah
    cermin itu sudah retak
    saat serpihan jujur jatuh
    melebur tajam bersama angin


    mungkin nanti g ada neraka
    ya,ak sudah menginjak
    bara dusta neraka dunia
    merusak batin
    tersusun dalam cobek kepura2an
    kita lah cabai busuk segar
    pedas dalam nurani ulu hati

    bangkai yang mewangi
    hanyalah bunga yang membusuk
    rel sudah terpisah dari kayunya
    2 garis beton saling silang
    bahkan benang menjadi karet
    kala setan menari dengan kalung
    terbungkus hati yang membatu

    lebih baik aku buta
    aku tuli
    aku bisu
    aku cacat
    tubuh ini terlalu emas
    berbaur pada digdaya ketiadaan
    kini,kertas itu telah buram.hitam.
    sudah,bakar saja kertas itu,Tuhan...
    lebih baik kirim aku menuju neraka.

    dunia ini palsu!




    Rolliandy Bagas,30  May 2011
    01:21

    Rumah itu (bukan) Rumahku

    Kastil itu masih sama
    namun isinya berbeda
    ratu agung dan raja budak
    tanpa rakyat dan keluarga
    daratan telah melebur samudera


    masaindah tak bs diulang,tersadar
    ku hanya mengejar utopia inginku
    beda silam,lain esok
    mungkin ku diborgol masa indah
    atau maaf ku harus durhaka pd masalalu


    Kastil itu telah reot.
    lebih hina dr sebuah rumah
    waktu dan derita pun tiada guna
    ratu agung dan raja budak tuli
    kukuh menjejak jaya masalampau
    diperkaya ego,diperbudak nafsu!


    kenapa aku masih disini?
    sama saja bunuh diri!
    sinonim putus asa dan sia-sia!
    maaf ku harus lari
    maaf ku harus durhaka
    maaf nek,kek
    ku hrus pindah ke lain dunia
    rumah itu (bukan) rumahku lagi...




    Rolliandy Bagas,10 June 2011
    09:43

    Wednesday, June 8, 2011

    Pepatah Hidup orang Jawa

    Hanya beberapa petikan yang saya dapat dari referensi yang pernah saya tangkap.Ternyata semua sendi kehidupan memiliki sebuah bentuk simbolik yang dituangkan dalam pepatah jawa.Saya hanya ingin sharing beberapa kepada anda.just enjoy! :)

    Mulat salira,hangrasa wani
    Sebelum bertindak harus tahu diri,dipikir dengan jeernih,tidak sembrono,supaya tidak mengecewakan orang lain.jika merasa mampu maka bertindak,namun jika tidak mampu harus berni mengatakan tidak.

    Milih-milih tebu oleh boleng
    Terlalu banyak pertimbangan akhirnya justru mendapat hal yang tidak baik

    Ajining diri dumunung a ning lathi
    Kehormatan seseorang terletak pada tutur katanya

    Nglurug tanpa bolo,menang tanpa ngasorake
    Sikap seorang ksatria menang tanpa mengejek dan tanpa merendahkan

    Ojo dumeh
    Siapapun tidak boleh mengandalkan jabatan,kedudukan,atau kepandaiannya untuk menekan orang lain karena manusia berkedudukan sama di hadapan Tuhan

    Menthung koja,kenek sembagine
    Merasa memboongi orang lain,tapi sesungguhnya dirinya sendiri yang dibohongi

    Blilu tau pinter durung nglakoni
    Orang bodoh tapi sering mempraktekkan suatu pekerjaan akan lebih dihargai daripada orang pintar tapi belum pernah mempraktekkan pekerjaan tsb

    Bramara mangun lingga
    Orang yang berlagak di hadapan lawan jenisnya

    Cecak ngunthal cagak
    Keinginnan yang tidak sepadan dengan kemampuan


    Demikian share saya kali ini.semoga bermanfat!walau hanya sebiji beras.

    Sunday, May 29, 2011

    Kembali on Track

    6 bulan terakhir serasa jobless,malah bisa dibilang courseless.alias g kuliah.sepi nan hampa brad.
    ujung2nya hopeless,dan ak ngrasa kalau masa depanku makin g jelas.buram.kayak tivi yg g ada antenenya.
    bisa ak bilang kalau masa kuliah ini titik nadir.
    kuliah g bener,g terlalu mandiri,nilai jelek,hidup amburadul,rambut brutal (ya nggak lah)...
    yang paling parah dan yang baru kusadari,ak semakin jauh,sebenernya tanpa sadar ak sendiri yang menjauhkan raga dari mimpi masa remaja yang aku perjuangkan.yaitu,aktif di bidang sepakbola.

    agak naif kalau cerita kayak gini bro.kita semua punya mimpi.mimpi dari kecil yang pingin kita capai saat kita sudah mampu menggapai puncak usaha kita.untuk menggapai itu butuh proses.yak,proses.dimana2 g akan ada proses yang berlangsung singkat.semua butuh waktu.memperjuangkan itu....berat.kenapa berat?karena lawan terbesar diri kita,ya kita sendiri.yang mebuat mimpi kita itu tetep konsisten untuk kita pegang,ya kemampuan kita,keteguhan tekad kita,juga usaha keras kita.yak,semua diawali dr diri sendiri,n hasilnya jg akan balik ke kita sendiri.bener g jama'ah sekalian? (lhah,knp malah jd khotbah jumat?).
    ok,lanjut ke "read more"....

    Friday, May 27, 2011

    Paranoia

    miris...
    refleksi diri
    friksi lingkungan
    tersudut ku,
    merebah raga di waktu yang kosong

    kalut...
    tanpa rasa,kerat detik menjadi lambat
    kembali genggam yang kudamba
    menjejak segelintir rasa tegar
    melawan ketiadaan,

    takut...
    terkurung lingkaran cemas
    kala prasangka menetes dari bibir
    murung hati bergobar,gundah merusak
    candu klasik yang menyeret sepi
    merona pilu,gentar dibabas pikiran

    ah sudahlah...
    biarlah sekali ku meringkuk dalam gelap
    bosan ku jerat cahaya di ambang hari

    menikmati kelesuan ini...
    menjamah abstraknya hidup...
    hingga kosong waktu menjemput...


    "just because you cant see them it doesnt mean they arent watching you"




    Rolliandy Bagas,14 April 2011
    23.35

    Pidato Singkat Kembali nge-Blog

    selamat malam menjelang pagi,selamat datang para undangan,silakan memasuki ruang makan....(yaelah,dipikir kondangan apa!?)

    haha akhirnya,im back in blogging world!

    setelah sekian lama bertualang di dunia nyata,akhirnya aku memutuskan kembali ke dunia fana (dunia maya,woy!).yaaa akhirnya bisa buka blog lagi karena bosen dengan yang lama (padahal lupa email+password blog yg lama).anjrit akhirnya blog baru ini lahir setelah melalui proses yg sangat berat (emangnya lahiran).sempat bosan dengan buka fb,twitter,trus cabut ke deviantart yg br daftar udah males -kayak bayar gorengan tp dibuang-,lalu tragedi lupa email+password (dungu bener),dengan berat hati (sebenernya ringan,krn wifian gratis) bikin ni blog.blog yg sebelumnya banyak diiisi gambar artwork ku,yaaa itung2 krn ak seorang sketcher handal (silahkan muntah) hahahaaa n yg ak posting cuma gambar aja,jadinya bosan,suntuk,mentok.setelah 1 tahun berlalu,ak sekarang menggeluti dunia puisi,merambah ke sastra nih (itung2 kalo jd pelukis g laku).ternyata menyenangkan!dan tujuanku nyiptain blog baru ini yaaa sharing artwork n puisi ku ini.sekaligus krn ak jg mulai hobi touring,suka cari tempat yg murah kalo bisa gretong mampus dah.berhubung tahun ini kayaknya juga ak turut meningkatkan angka pengangguran di indonesia,dan sekelumit cerita yang menggelitik hati,dan menginspirasi dari hal2 kecil sekecil upil,kayaknya mulai fokus ke blog lg dah :D maklumlah,calon pengacara (pengacara=pengangguran banyak acara)

    yaaahh apapun itu,diliat ato g,dibaca ato g,jayus ato g (tp kayaknya jayus bener dah),dikomen ato g,dimakan ato g (emangnya roti!),punya uang ato g,nyambung ato g.trimakasih dah yg mau mampir,walaupun kesasar lupa nanya jalan,bersyukur banget dah,nanti km doain ak masuk surga (kebalik woy!).haha relax bro,enjoy my blog,spread the smile all over the world :D and,oh yes,any kind of help would be useful for my blog improvement.thanks a lot!!