Saturday, December 3, 2011

Absurd;Tanpa Basa - Basi

"Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang,'kan merayu
Tidak juga kau


Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri


Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi..."

Siapa yang tak kenal puisi tersebut?puisi sarat makna historis dan yang paling dikenal semua orang,dari penyair Chairil Anwar.Saat membaca puisi tersebut dalam buku "Deru Campur Debu",rasanya benar-benar merefleksikan wajah nurani dan emosi saya beberapa minggu terakhir,terhitung hingga kemarin.
Puisi ini...bukan masalah keteguhan hati ataupun kegigihan dalam melawan seperti yg ditafsirkan banyak orang.entah mengapa,sajak ini malah menyiratkan keputus asaan yang nadir akan niskala hati.capek.begitu rasanya.identik.

Disinipun,setelah saya pikir...keadaan saya juga bisa dibilang tak lebih baik dr kehidupan saya di Malang.
benar2 struggle kelas berat.bukan dari sisi intelektual yang ditempa tugas2-yang-tak-perlu dari sisi akademis.malah dari tembok emosi dan rasa yang semakin digempur hebat!rasanya...makin lama sifat anarki saya -terus terang saja- hampir kembali.malah rasanya lebih ganas.dimana terang pikiran,kedalaman rasa dan,senyuman seperti sedia kala,aku BELUM menemukannya disini.
di Surabaya ini aku (dan sterusnya,agar lebih personal) telah memukul orang.ironi mutlak!!
entahlah ak jg bingung sekali.entah reflek atau memang niat,rasanya buruk sekali berbuat seperti itu.walau pun yang saya pukul itu yang boleh dikatakan bersalah -menghina rambut gondrong saya-...
Hanya ingin menegaskan bahwa bila hak dalam pilihan hidup kita dicerca oleh org lain,padahal pilihan kita tak merugikan mereka,bahkan secara etika pun tak ada masalah,bagaimana kita tak melawan.apalagi yang mencerca itu dengan tawa mengejek disertai kata2 kotor yang telak.tanpa pikir panjang mendarat lah bogeman mentah ke wajahnya.telak.dia takut dan lari.puas sih puas.tp rasanya dosa sekali.seperti ada beban yang sudah2.susah di Ctrl+Alt+del.bahkan untuk Empty Recycle Bin saja butuh waktu harian mungkin.
mau bercerita itu juga....berat.keadaan pergaulan di its yg saya terus terang masih menutup diri.apalagi cerita ke kawan lama,yang malah mungkin saya bisa malu sendiri dibuatnya.berat sekali kawan.

Belum lagi ditambah kemarin ada "battle" di twitter,rasanya (bukan rasanya lagi) mau mukul org lagi.parah sekali.sangat.padahal target adalah teman saat di malang.saya cuma g ingin rasa respek kita ke orang itu hilang,hanya karena attitude yg g selayaknya.aku disini bukan berarti g memantau seluk beluk dan keadaan kawan2 yang kutinggalkan di malang.hmmmm atau mungkin saya belum bisa move on?bisa saja.masih mau lanjut mukul anak itu?ak g akan menarik kata2ku.

Disini ak tinggal dgn tanteku dgn otoriter nya yg super otoriter.rasanya kembali ke sd.tante berdalih beliau ada untuk menjaga dan mengingatkan ak agar tetap pada track,walaupun hal detil.bagiku hal ini juga g sehat,seakan kita di alarm kan oleh orang lain.kalau begini terus kesadaran diri sendiri ya g akan pernah tumbuh.walaupun memang tante tinggal juga permintaanku dulu,tp ternyata ekspektasi dan hasil itu g ada yang sama.sempat pengen berontak seperti cerita lalu teman2ku yg pernah berontak..,tp g jadi.harus sadar diri.harus menghargai,dan harus berpikir lebih jernih.

Entahlah,saya masih berjuang disini.sekuat tenaga.tp di sisi lain ada yang malah tak terkendali.absurd sekali november ini,sama absurdnya dengan kalimat2 ku di postingan kali ini.saya sedikit diselamatkan semangat genre music Hardcore,dan musik pelarian seperti Metal.kali ini saya juga sering mencari hal-hal yang sekiranya membuat saya stay positive dan live straight.setidaknya dibalik anarkisitas diri,saya masih berhasil smoke free,alcohol free dan drug free.entahlah mempelajari komitmen seperti Straight Edge atau Behavioral nya Positive Mental Attitude apa bisa membantu.

Terus terang,entah absurd yang identik "penuh",atau hampa yg identik "kosong"..
seperti ada yang perlu diisi,dan dijaga.butuh sosok,figur,ataupun new things to do...
atau butuh stimulan,sekedar motivasi,atau mungkin figur seorang pendamping?who knows.
saya yakin kalau kawan2 lama sudah tak pernah berkunjung ke blog ini...
i dont want to admit it.but,all that i can say, I AM ALONE...ah.who cares.